“Bro, minggu depan jangan lupa untuk mempersiapkan hasil liputan tempat wisata yang saat ini tetap buka ya. Sekalian reviewnya”. Begitu kira-kira, pesan masuk dari aplikasi WhatsApp yang saya miliki.
Sejak pandemi, memang banyak yang berubah. Mulai dari cara kerja, hingga proses pengambilan data. Sebagai blogger yang salah satu kerjanya adalah mereview tempat wisata dan menuliskannya, sudah pasti terkendala banyak hal.
Bisa jadi tempat yang direncanakan untuk didatangi tidak buka. Belum lagi, jika itu adalah wisata alam dimana untuk menjaga kondisinya dibutuhkan pemeliharaan rutin. Jika petugasnya saja tidak berusaha memelihara, maka mau tidak mau area tersebut bakal terlantar.
Padahal memang, banyak banget wisata alam yang saat ini dikelola mandiri oleh masyarakat sekitar dan belum melibatkan PEMDA setempat. Sehingga urusan pengelolaan sudah menjadi tanggung jawab masyarakat.
Untungnya, setelah satu tahun lebih pandemi, berbagai tempat wisata kembali berbenah dan mulai buka dengan penerapan protokol pencegahan pandemi. Saya sendiri pun, sudah mulai bisa menikmati beberapa tempat dan kembali melakukan travelling. Untuk tujuan menuliskan informasi terkait kondisi terkini berbagai tempat wisata.
Sadar akan resiko terpapar virus, sudah pasti saya pun menerapkan protokol pencegahan pandemi dengan ketat. Karena mau tidak mau, seperti ketika harus melakukan travelling ke suatu destinasi yang jaraknya cukup jauh dan ditempuh dengan berbagai moda transportasi. Mulai dari menggunakan pesawat terbang dan disambung menggunakan mobil untuk jalur darat. Semuanya harus dijalani. Sehingga pentingnya untuk tetap menerapkan beberapa hal ketika travelling.
Menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga.
Bukan hanya untuk WFH saja kebugaran tubuh dijaga, tetapi untuk keperluan travelling maka sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh sebelum memulai. Apalagi jika destinasi yang ingin dikunjungi adalah destinasi wisata alam yang membutuhkan effort fisik yang sehat.
Biasanya, untuk menjaga kebugaran tubuh saya sendiri melakukan olahraga baik jogging ringan di sekitar kompleks maupun nge-gym di tempat fitness. Tujuannya jelas, agar otot-otot tetap terjaga dan imunitas tetap stabil.
Memastikan asupan gizi yang cukup.
Gizi yang cukup dan seimbang sudah pasti akan membantu menjaga daya tahan tubuh. Asupan gizi ini bertujuan agar energi yang dihasilkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan aktivitas harian.
Tidak jarang loh, ketika travelling kebutuhan energi jauh lebih tinggi karena aktivitasnya melebihi aktivitas yang rutin kita lakukan sehari-hari. Saya sendiri selalu melengkapi makanan dengan serat dari sayuran dan protein dari hewani atau nabati, disamping menambahkan buah dan susu.
Mempersiapkan dengan baik segala hal sebelum travelling.
Ada beberapa destinasi wisata yang ketika dikunjungi membutuhkan waktu tempuh yang lumayan lama bahkan perlu menginap. Nah, persiapan yang dimaksud bukan hanya kebutuhan selama travelling saja seperti kamera untuk dokumentasi, uang secukupnya karena belum tentu di destinasi tujuan memiliki ATM hingga mempertimbangkan memilih penginapan jika dibutuhkan.
Saat ini, sudah banyak penginapan yang benar-benar ketat dalam menjalankan protokol pencegahan pandemi. Ini penting, agar ketika kita memilih penginapan pastikan memilih penginapan yang benar-benar taat. Jika memilih penginapan secara online, tinggal kita baca terlebih dahulu deskripsi dan reviewnya apakah sudah menjalankan protokol pencegahan pandemi. Jika masih belum yakin, tidak ada salahnya untuk menanyakan terlebih dahulu via telepon atau email ke penginapan yang dituju.
Tetapi, jika memilih penginapan secara langsung di tempat tujuan alias go show, maka tinggal kita lihat apakah memang benar, penginapan ini menerapkan protokol pencegahan pandemi, mulai dari area resepsionis hingga area kamar.
Melindungi diri dengan optimal.
Seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa jika keluar rumah, maka penting sekali kita untuk melindungi diri secara optimal. Apalagi jika pekerjaan kita selalu di luar rumah. Begitupun ketika travelling.
Saya sendiri sudah mulai mempersiapkan diri dengan memakai masker, membawa hand sanitizer sendiri dan masker berlebih. Selain itu, sebelum menggunakan masker saya menggunakan QUIXX Nasal Spray.
Lah, kok pakai QUIXX sebelum masker, emang itu apaan?
Namanya melindungi diri dengan optimal alias EXTRA PROTECTION ya memang harus ga nanggung-nanggung. Seperti produk QUIXX Nasal Spray yang merupakan produk semprotan hidung berbentuk serbuk dengan fungsi membentuk lapisan gel pelindung di rongga dalam hidung. Ketika rongga dalam hidung kita terbentuk lapisan pelindung maka partikel udara kotor akan terhalangi. Tahu sendiri kan ya, kalau udara yang kita hirup saat ini bisa menjadi media perantara penyakit ISPA, sehingga sangat penting untuk kita lindungi.
“Cara pakainya, simpel kok. Tinggal semprotkan ke dalam hidung dan bernapas lah seperti biasa. Nah, saya sendiri ketika menggunakan, terasa sensasi mint yang menyegarkan. Jadi nafas akan terasa lebih plong.”
Saya sendiri sudah mulai terbiasa menggunakan #QUIXXNasalProtection sebagai #DailyDefenseExtraProtection sebelum menggunakan masker untuk aktivitas ke luar rumah. Apalagi jika travelling jauh, tinggal masukkan QUIXX di kantong. Simpel tetapi Extra melindungi.
![]() |
| Cara pakai Quixx Nasal Spray |
Oh iya, 1 botol QUIXX bisa digunakan untuk 200 kali semprot. Kalau sehari dipakai 2 kali yaitu pada pagi dan sore hari maka untuk satu botol bisa loh untuk 40 - 50 hari dan sekali pemakaian dapat bertahan hingga 6-8 jam. Apalagi harganya benar-benar terjangkau, sekitar Rp 120.000 dan bisa dibeli di Guardian, Viva Health, Kimia Farma, K24, Apotek Roxy (seluruh Indonesia). Atau jika ingin beli online bisa juga kok di Official Store Menarini di Tokopedia. Jangan khawatir, QUIXX bisa digunakan oleh orang dewasa, atlet, ibu hamil dan menyusui serta anak-anak di atas 2 tahun loh.
Pastinya nih ya, pandemi sekarang kita ga tahu kapan berakhirnya. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah kita harus optimal dalam melindungi diri. Apapun jenis pekerjaan kita. Jangan lupa untuk tetap selalu menjalankan 5 M dan menggunakan QUIXX sebelum pakai masker.

